Silinderbertekanan tinggi. Semburan dari dalam akumulator ini dapat menimbulkan cedera serius atau kematian. Gunakan cara dan peralatan yang benar ketika membongkar atau mengisi (charging). Isilah hanya dengan gas nitrogin saja. 1.3 Informasi Tentang Bahaya Umum Pasanglah sebuah label âJANGAN DIOPERASIKANâ atau label bahaya lain
Suatupercobaan peledakan nuklir bawah tanah atau laut dapat menimbulkan getaran bumi yang dapat tercatat oleh seismograph seluruh permukaan bumi tergantung dengan kekuatan ledakan, sedangkan ledakan dinamit di bawah permukaan bumi juga dapat menimbulkan getaran namun efek getarannya sangat lokal. Alat untuk merekam tinggi
3 Memelihara atau merawat peralatan dengan baik. Dengan mengganti bagian-bagian yang aus atau memberikan pelumasan. 4. Meletakan peralatan dengan teratur. Alat yang diletakan diatas meja yang tidak stabil dan kuat dapat menimbulkan getaran di sekelilingnya. 5. Menggunakan remote control.
Akhirnyapada tahun 132 M, Zhang Heng berhasil membuat alat pertama yang dapat meramalkan gempa bumi di Tiongkok bahkan di seluruh dunia, dan dinamakan â seismografâ. Peristiwa-peristiwa yang menimbulkan getaran kemudian dideteksi melalui spelgavanometer.Selain itu, seismograf digital modern menambahkan komponen keempat
kAlat-alat kantor yang menimbulkan suara ribut, misalnya mesin stensil, ditaruh di dekat jendela, sehingga gema suaranya sebagian besar dapat langsung terbuang keluar ruangan. l)Meja yang memuat alat-alat yang banyak memberikan getaran, misalnya mesin hitung, tidak boleh menempel tembok atau tiang.
BahayaGetaran Pada Alat Kerja, Pekerja Berisiko Terkena Hand-Arm Vibration Syndrome; Kebisingan, Risiko GPAB, Dan Pencegahannya . Padahal pelindung mesin sangat penting untuk melindungi pekerja dari kecelakaan kerja akibat mesin bergerak atau berputar, yang bisa menimbulkan luka gores (laserasi), patah tulang (fraktur), hingga kematian. Untuk
Pajanangetaran yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama adalah getaran dengan frekuensi kisaran antara 2 â 1000 Hz. Penggunaan peralatan bergetar yang berkontak langsung dengan pekerja, akan menimbulkan efek yang berpengaruh terhadap jaringan tubuh yang terkena dan rangsangan terhadap saraf serta metabolisme tubuh.
Misalnyauntuk varietas padi yang mudah rontok, pemotongan harus dilakukan dengan sedikit mungkin menimbulkan getaran untuk meminimumkan susut karena rontok ke lahan. Apapun jenis mesin panen yang dipilih, diharapkan ada penyesuaian dari ketinggian posisi malai, padinya tidak mudah rontok dan lahan sawah harus kering.
5Tips keselamatan kerja di tempat kerja. Agar keselamatan pekerja terjamin, maka terdapat beberapa tips yang dapat Anda terapkan di tempat kerja. Adapun 5 (lima) tips untuk menjamin keselamatan kerja di tempat kerja adalah sebagai berikut: 1. Patuhi prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
1(alat) pencatat yang bekerja secara otomatis (untuk mencatat perubahan suhu, tekanan udara setempat, dsb); 2 alat yang bekerja dengan getaran magne PETUNJUK dari Tuhan; 4 tuntunan; ilham; ~ arah angin alat berbentuk anak panah, bersirip, dan dapat berputar pd sumbu yang tegak lurus pd batang anak pan
Darihasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa alat peredam dapat digunakan untuk meredam getaran pada muatan roket RX 550. Kata kunci : peredam getaran, transmisibilitas, muatan roket 1 PENDAHULUAN Latar belakang dari penulisan ini adalah untuk mengetahui karakteristik dari alat peredam yang terdiri dari faktor
Bahayadapat muncul dari manapun, bahaya bisa datang dari bentuk pekerjaan, bahaya dari alat yanf digunakan (tools), serta dapat dari lingkungan kerja. Bahaya merupakanSegala sesuatu yang dapat berpotensi untuk menimbulkan kecelakan kerja dan mengganggu kesehatan baik karena insiden maupun accident pada pekerja.
Pengukuranyang memerlukan kecermatan yang tinggi (dengan memakai alat ukur yang peka) tidak dapat dilaksanakan apabila sistem pengukuran (benda kerja dan alat ukur) terpengaruh oleh getaran dari mesin-mesin berat atau alat-alat lain yang menimbulkan getaran pada lantai pabrik.
Sensorgetar adalah suatu alat yang mempunyai fungsi untuk mendeteksi getaran dan akan diubah kedalam sinyal listrik. Sensor getar 801S memiliki sensitivitas yang sangat tinggi terhadap getaran yang ada. Sensor getar 801S mempunyai 2 jenis output yaitu, output analog dan juga ouput digital. Sensitivitas pada output digital dapat di atur
AlatPengukur Getaran Tanah Alat yang digunakan untuk mengukur getaran tanah hasil peledakan dilapangan adalah Blastmate III (Gambar 1.2.). Dalam menentukan jumlah bahan peledak agar tidak menimbulkan getaran yang dapat merusak struktur bangunan harus diperhatikan dua hal, yaitu : a. Besaran vibrasi yang merupakan fungsi dari jumlah bahan
kXfJ. Perkembangan pesat perindustrian di dunia menyebabkan mekanisasi peralatan proses menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas dan jumlah produksi. Namun, permesinan di industri pasti memiliki beberapa masalah yang harus ditangani. Salah satunya adalah masalah adalah gerakan bolak-balik suatu massa melalui keadaan setimbang terhadap suatu titik acuan. Getaran pada mesin industri bermotor hanyalah gerakan maju mundur atau osilasi mesin dan komponen, seperti motor penggerak, perangkat penggerak pompa, kompresor, dan sebagainya serta bantalan, poros, roda gigi, sabuk, dan elemen lain yang menghasilkan sistem getaran mekanis. Getaran pada mesin industri dapat menjadi pertanda masalah pengoperasian. Pada dasarnya getaran mesin hanyalah masalah normal. Tetapi pemilik mesin harus paham mana getaran mesin yang dapat diterima dan getaran tidak normal yang cenderung benda cenderung bergetar pada satu frekuensi tertentu yang disebut frekuensi alami Natural frequency. Ukuran frekuensi alami tergantung pada komposisi objek, ukuran, struktur, berat dan bentuknya. Jika kita menerapkan gaya getar pada benda yang memiliki frekuensi sama dengan frekuensi alami benda tersebut, hal tersebut merupakan kondisi resonansi. Mesin getar mentransfer jumlah energi maksimum ke suatu objek saat mesin bergetar pada frekuensi resonansi objek sehingga menghasilkan getaran yang lebih besar dari mesin yang terus-menerus dan melibatkan banyaknya pekerja menyebabkan dampak negatif berupa getaran mesin dan dapat langsung dirasakan oleh para pekerja. Getaran yang berlebihan dapat menghasilkan dampak yang buruk bagi mesin. Apalagi jika komponen mesin bergetar pada frekuensi alaminya. Resonansi akan muncul terus menerus dan dapat merusak Negatif Getaran BerlebihanImbalance Ketidakseimbangan. Komponen yang berputar akan menyebabkan getaran saat beban yang tidak seimbang berputar di sekitar sumbu mesin sehingga menciptakan gaya sentrifugal. Imbalance dapat disebabkan oleh cacat produksi kesalahan pemesinan, cacat pengecoran atau masalah perawatan ex bilah kipas berubah bentuk atau kotor. Saat kecepatan mesin meningkat, efek imbalance menjadi lebih besar. Imbalance dapat mengurangi usia bantalan poros serta menyebabkan getaran mesin yang tidak Ketidaksejajaran. Getaran dapat terjadi jika poros mesin keluar jalur. Ketidaksejajaran sudut terjadi ketika sumbu misalnya motor dan pompa tidak sejajar. Jika sumbu sejajar tetapi tidak benar-benar sejajar, kondisi tersebut dikenal sebagai paralel misalignment. Ketidaksejajaran dapat terjadi selama perakitan, pemuaian termal, perpindahan komponen, atau perakitan ulang yang tidak tepat setelah perawatan. Getaran yang dihasilkan dapat dalam bentuk radial atau aksial sejalan dengan sumbu mesin atau keausan. Jika komponen seperti bantalan bola atau roller, sabuk penggerak, roda gigi terjadi keausan, komponen tersebut dapat menyebabkan getaran. Saat bantalan rol menjadi berlubang misalnya, rol bantalan akan menimbulkan getaran setiap kali melewati area yang rusak. Gigi transmisi yang terkelupas atau aus, atau sabuk penggerak yang rusak, juga dapat menghasilkan Kelonggaran. Getaran yang mungkin luput dari perhatian dapat menjadi jelas dan merusak jika komponen yang bergetar memiliki bantalan yang longgar atau terikat secara longgar dari dudukannya. Kelonggaran tersebut bisa jadi disebabkan oleh getaran yang mendasari. Apa pun penyebabnya, kelonggaran dapat memungkinkan adanya getaran yang menyebabkan kerusakan, seperti keausan lebih lanjut, keausan, dan kelelahan pada dudukan peralatan dan komponen Getaran BerlebihanContoh pencegahan getaran mesin. Sumber sensor pada komponen. Pemasangan alat seperti accelerometer yang dapat mengukur RPM poros atau sensor posisi dapat diimplentasikan untuk pencegahan getaran. Pemasangan sensor dapat mempermudah kita dalam inspeksi mesin dan membuat kita tidak mudah lupa untuk mengganti komponen atau getaran dengan tester getaran. Tester Getaran dirancang untuk membantu ahli perawatan menentukan akar penyebab masalah dengan cepat. Alat ini mengisi menggunakan laser untuk menentukan posisi awal pada getaran poros sehingga saat poros berputar terjadi perubahan posisi dan RPM bisa bahan yang frekuensi alaminya jauh dari getaran kerja mesin. Dengan mengetahui frekuensi alami suatu bahan, kita dapat mengetahui berapa hertz getaran yang akan kita implementasikan ke komponen yang kita pilih. Jadi, resonansi akan mudah terdapat pendekatan-pendekatan analitis untuk menghitung frekuensi natural maupun respon getaran sebuah struktur, namun pada penggunaanya sehari-hari, desain struktur mesin selalu memiliki bentuk yang unik dan kompleks, sehingga secara umum digunakan lah metode numerik yang diselesaikan menggunakan komputer atau dikenal juga dengan Finite Element Analysis FEA; untuk analisis frekuensi natural dikenal juga dengan modal analysis. Untuk mempelajari FEA secara umum >>Klik di sini!simulasi modal analysis untuk mencari frekuensi natural dengan code_aster FEAAdapun kami juga menyediakan solusi untuk anda mechanical engineer yang ingin meningkatkan kompetensi terutama untuk keahlian getaran mekanik dengan training yang diberikan oleh trainer-trainer profesional kami baik di lapangan maupun akademik. Berikut adalah training-training yang kami tawarkan seputar getaran mekanik>>Training Vibration measurement and analysis>>Training Industrial machinery noise source identification and control>>Training Balancing and total alignment>>Training Noise and vibration control>>Training Selection and maintenance of anti-friction bearing>>KLIK DI SINI ARTIKEL MEKANIKA STRUKTUR LAINYA!Kontributor Daris ArsyadaBy Caesar WiratamaSumber diakses pada tanggal 29 April 2021 diakses pada tanggal 29 April 2021 diakses pada tanggal 29 April 2021 diakses pada tanggal 29 April 2021Author admin
11 Desember 2018 Artikel 592 Views No ratings yet. Mengatasi Bahaya Getaran â Getaran adalah gerakan yang teratur dari suatu benda atau media secara bolak â balik dari suatu titik keseimbangan. Secara umum getaran dikenal dengan vibrasi yang merupakan suatu faktor fisik yang menjalar ke tubuh. Hal ini akan membuat tubuh bergerak secara teratur akibat memakai alat yang bergetar. Saat mesin atau alat khusus yang menggunakan motor sebagai penggeraknya maka akan menimbulkan efek getaran yang dapat dirasakan gergaji mesin biasanya akan merasakan getaran karena menggunakan alat yang difungsikan dengan menggunakan motor. Selain itu para pekerja pemotong rumput, pengebor industri dan lain â lain yang menggunakan alat atau mesin serupa juga akan yang mereka gunakan seperti bor listrik, gergaji mesin, mesin pemotong rumput dan lain â lain merupakan sumber getaran yang akan dirasakan tubuh mereka, namun tahukah Anda bila terlalu lama menggunakan peralatan tersebut juga akan menimbulkan efek yang berbahaya?Mengatasi Bahaya GetaranNyatanya masih banyak orang yang belum tahu akan bahaya getaran tersebut, berikut adalah beberapa bahaya dari getaran tersebut Kelainan pada sistem syaraf dan peredaran darah Gejala kelainan seperti itu tentu dirasakan anggota tubuh seperti tangan dan kaki, hal ini karena organ tubuh tersebut yang merasakan getaran saat bekerja dan keadaan organ tubuh akan mengalami kondisi seperti memucat kebiruan, anggota badan â kerusakan pada persendian tulang dan sendi Bagi para pekerja yang kesehariannya menggunakan peralatan tersebut maka dapat mengalami gejala tersebut. Contoh keluhan yang sering dialami pekerja adalah nyeri sendi dan sakit pinggang, hal ini tentu akan mengganggu aktivitas Anda dan harus segera bagaimana cara mencegah hal tersebut atau setidaknya meminimalisir hal tersebut? salah satu solusinya adalah dengan menggunakan alat yang disebut vibration meter merupakan alat pengukur getaran yang digunakan pada alat / mesin yang mempunyai getaran pada penggunaannya, dengan mengetahui seberapa besar getaran yang dihasilkan suatu alat maka akan didapatkan hasil yang dapat digunakan sebagai perbandingan dengan nilai ambang batas yang sudah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Tenaga pengukuran tersebut tentu kita dapat menentukan batas waktu lamanya penggunaan alat tersebut dan menentukan peralatan keselamatan yang akan akan pentingnya hal tersebut maka penting pula rasanya untuk mempunyai alat ini sebagai salah satu alat bantu dalam standar keamanan. Anda sendiri bisa mendapatkan vibration meter terbaik hanya di CV. Java Multi Mandiri. Untuk informasi lengkap dan pemesanan produk, Anda bisa menghubungi kami melalui form dibawah ini Anda dapat menjelaskan pertanyaan Anda kepada kami melalui form dibawah ini Atau bagi Anda yang ingin menggunakan whatsapp silahkan melalui Check Also COD Chemical Oxygen Demand Pengertian COD Chemical Oxygen Demand ? , Apa itu COD Chemical Oxygen âŚ
Dilansir dari sekitar 2,5 juta pekerja di Amerika Serikat menderita hand-arm vibration syndrome HAVS akibat penggunaan peralatan mekanis yang menimbulkan getaran setiap harinya di tempat kerja. Pekerja yang tangannya terpapar alat-alat kerja yang bergetar dalam jangka waktu yang cukup lama berpotensi besar mengalami gangguan fungsi tangan, salah satunya hand-arm vibration syndrome HAVS. Jika dibiarkan, para pekerja yang tangannya terpapar alat-alat tersebut bisa mengalami kerusakan pembuluh darah, kehilangan sensoris secara permanen, kerusakan tulang dan otot menjadi lemah. HAVS adalah penyakit kerja akibat getaran mekanis yang menyerang tangan dan lengan pekerja. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala vaskuler, neurologi, dan muskuloskeletal pada jari, tangan, dan lengan yang disebabkan penggunaan alat yang bergetar secara terus-menerus, seperti penggunaan bor drill, gerinda, bor listrik, gergaji, dan alat penghancur beton jackhammer. Gejala-gejala HAVS Gejala vaskuler Gejala ini dikenal sebagai fenomena Raynaud. Gejala vaskuler ditandai dengan pemucatan jari jari-jari memutih dan menjadi dingin, jari-jari tersebut kemudian berubah warna jadi kebiruan akibat kurangnya suplai oksigen, dan kemudian jari-jari tersebut jadi memerah. Perubahan warna ini tidak selalu dialami para penderita. Namun, keluhan tidak nyaman, jari pucat dan dingin tetap muncul. Sumber Lamanya gejala bisa berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam. Gejala tersebut dapat muncul bila dirangsang oleh udara dingin atau pekerja menyentuh benda dingin. Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan seperti kesemutan, kram, atau nyeri. Nyeri pada tangan biasanya timbul pada malam hari, terkadang rasa nyeri menjalar sampai lengan bawah, siku, dan leher, serta rasa nyeri yang dirasakan bisa mengakibatkan sulit untuk menggenggam dan mengepal. Gejala sensorineural Gejala sensorineural yang timbul meliputi rasa baal dan/ atau kesemutan pada satu atau lebih jari. Tingkat gejala sensorineural yang dirasakan setiap penderita bisa berbeda. Pada gejala ringan, rasa baal atau kesemutan pada jari sifatnya hilang timbul. Namun, jika gejala berlangsung lebih dari satu jam, Anda perlu mewaspadainya. Gejala yang dirasakan penderita bisa bertambah parah bila paparan terhadap alat bergetar terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama. Mengapa pekerja bisa terkena HAVS? Pekerja yang sehari-harinya menggunakan atau mengoperasikan peralatan atau mesin yang menimbulkan getaran berisiko besar terkena HAVS. Getaran yang berasal dari peralatan atau mesin tersebut akan ditransmisikan kepada tangan dan lengan pekerja. Bila pekerja terpapar getaran secara terus-menerus, efek getaran dapat menimbulkan gangguan atau kelainan dalam peredaran darah dan saraf, kerusakan ada persendian dan tulang, memengaruhi konsentrasi kerja dan mempercepat kelelahan. Efek getaran yang dirasakan pekerja bisa berbeda-beda tergantung dari intensitas getaran, frekuensi getaran, dan durasi getaran atau lamanya penggunaan alat. Semakin lama pekerja menggunakan peralatan atau mesin yang bergetar dan semakin cepat getarannya, maka semakin tinggi pula risiko pekerja tersebut terkena HAVS. Siapa saja yang berisiko terkena HAVS? HAVS biasanya dialami oleh seseorang yang bekerja di industri Konstruksi dan pemeliharaan jalan raya atau jalur kereta api Konstruksi dan pembongkaran bangunan Kehutanan Pengecoran logam Manufaktur Pertambangan Perakitan dan perbaikan kendaraan bermotor Sarana publik misalnya air, gas, listrik, telekomunikasi Pembuatan dan perbaikan kapal. Risiko HAVS juga bisa dialami pekerja yang sehari-harinya menggunakan atau mengoperasikan alat-alat bergetar atau mesin bergetar seperti alat penghancur beton, gergaji mesin, mesin bor, mesin gerinda, impact wrench, palu/ pahat listrik, dan peralatan mekanis lainnya. Perlu Anda ketahui, pekerja semakin berisiko tinggi terkena HAVS jika secara rutin mengoperasikan Palu/pahat listrik atau bor listrik lebih dari 15 menit per hari Mesin berputar atau penggunaan peralatan/ mesin yang bergetar lainnya selama lebih dari 1 jam per hari. Mengapa HAVS bisa berbahaya? Frekuensi getaran yang merambat melalui tangan dan lengan akibat penggunaan peralatan yang bergetar biasanya berkisar antara 20-500 Hz. Frekuensi paling berbahaya adalah pada 128 Hz. Meski begitu, frekuensi getaran antara 5-20 Hz juga sebetulnya sudah membahayakan pekerja jika penggunaan alat kerja dilakukan secara rutin dalam jangka waktu lama. Paparan getaran pada tangan yang disebabkan peralatan atau mesin yang bergetar dalam waktu singkat memang tidak akan berpengaruh, namun dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan gangguan atau kelainan berupa Kelainan pada peredaran darah dan syaraf. Kerusakan syaraf akan mengakibatkan berkurangnya kepekaan pada motorik dan gangguan pada ketangkasan. Angioneurosis jari-jari tangan. Biasanya terjadi di daerah dingin, penderita akan merasakan kebal pada jari-jari tangan saat bekerja atau sesaat setelah melakukan pekerjaan. Gangguan tulang, sendi, dan otot. Jika dibiarkan, HAVS bisa membahayakan hidup pekerja. Efek HAVS ini bisa menyebabkan menurunnya kualitas hidup pekerja karena penderita menjadi sulit berkonsentrasi, cepat lelah, sensibilitasnya jadi berkurang, otot menjadi lemah, kehilangan koordinasi dari tangan, keterampilan berkurang, hingga kehilangan sensoris secara permanen. Apa upaya yang harus dilakukan untuk mencegah HAVS? Dilansir dari ada beberapa upaya pencegahan HAVS yang bisa dilakukan pekerja di antaranya Mendesain ulang alat-alat yang bergetar untuk meminimalisasi paparan pada tangan dan lengan. Bila pendesainan ulang tidak memungkinkan, Anda bisa mengurangi efek getaran dengan cara meredam getaran damping. Damping adalah suatu mekanisme untuk meredam getaran dengan cara menempelkan suatu sistem resonansi pada sumber getaran. Gunakan alat-alat yang bergetar tidak lebih dari 2 jam tergantung nilai percepatan getaran. Energi yang dipindahkan oleh suatu getaran tergantung pada lama pemaparan. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit akibat getaran terhadap pekerja, maka ILO tahun 1978 menganjurkan waktu pemaparan tidak lebih dari 2 jam. Sedangkan di Indonesia, peraturan mengenai batas waktu pemaparan getaran tertuang dalam Kepmenaker No KEP-51/MEN/ 1999 tentang nilai ambang batas faktor fisika di tempat kerja. Jumlah waktu pemaparan per hari kerja Nilai percepatan pada frekuensi dominan m/ det² 4 jam dan kurang dari 8 jam 4 2 jam dan kurang dari 4 jam 6 1 jam dan kurang dari 2 jam 8 kurang dari 2 jam 12 Tabel batas waktu pemaparan getaran pada tangan dan lengan pekerja Nilai ambang batas NAB getaran untuk pemaparan lengan dan tangan di atas menunjukkan bahwa semakin besar nilai percepatan getaran, maka waktu pemaparan per hari kerja yang diperbolehkan semakin kecil. NAB getaran alat kerja baik kontak langsung atau tidak pada lengan dan tangan pekerja ditetapkan sebesar 4 meter per detik kuadrat m/ det². Gunakan alat-alat kerja yang tepat untuk setiap pekerjaan. Tujuannya agar pekerja bekerja lebih efisien, cepat, dan mengurangi paparan getaran pada tangan dan lengan. Lakukan pemeriksaan pada alat-alat kerja secara berkala. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari peningkatan getaran yang disebabkan oleh kesalahan atau pemakaian umum dan menjaga efek getaran pada alat tetap minimum. Pastikan mesin pemotong tetap terjaga ketajamannya. Sebab, alat-alat yang tumpul akan menimbulkan getaran lebih kuat dibandingkan alat-alat yang terjaga ketajamannya. Lakukan istirahat 10 menit setiap jam selama menggunakan alat-alat yang bergetar. Pekerja yang menggunakan alat-alat yang bergetar perlu mengambil waktu istirahat untuk menghindari paparan getaran secara terus menerus. Lakukan pemeriksaan kesehatan pra kerja. Pekerja yang ditempatkan pada pekerjaan yang berisiko tinggi terkena HAVS perlu melakukan pemeriksaan kesehatan pra kerja dan perlu diperiksa oleh dokter yang memahami diagnosis dan penanganan terhadap HAVS. Pekerja yang memiliki riwayat sirkulasi darah abnormal, Raynaud's Syndrome, atau pekerja yang pernah mendapat gejala HAVS sama sekali tidak boleh bersentuhan dengan alat yang bergetar apapun. Gunakan sarung tangan dengan multi lapisan dan berbahan kenyal karet, karet busa, plastik busa, wol atau menggunakan sarung tangan anti getaran bila memungkinkan. Jagalah tangan Anda tetap hangat dan kering. Bila tangan Anda basah atau dingin, segera keringkan dan gunakan sarung tangan sebelum terpapar getaran. Pekerja yang terpapar udara dingin biasanya lebih rentan terkena HAVS. Hindari memegang alat-alat yang bergetar secara kuat. Semakin kuat memegang, maka semakin kuat getaran yang disalurkan ke jari-jari dan tangan. Bila memungkinkan, selain memegang dengan ringan, pekerja bisa memegangnya dengan posisi tangan bervariasi. Letakkan alat-alat yang bergetar di tempat yang tepat dan operasikan hanya bila perlu dan dengan kecepatan yang minimum untuk mengurangi paparan getaran. Pastikan Anda mendapatkan pelatihan dan memahami tentang bahaya getaran dan pengendaliannya. Hindari merokok bila Anda bekerja dengan alat-alat yang bergetar setiap harinya. Pekerja yang merokok lebih rentan terkena HAVS daripada mereka yang tidak merokok. Hal ini disebabkan karena tembakau dapat memengaruhi aliran darah dan pekerja yang terkena HAVS dengan merokok biasanya menderita lebih parah. Lakukan langkah-langkah pengendalian yang sudah diatur oleh perusahaan untuk mengurangi risiko HAVS. Semoga Bermanfaat, Salam Safety! Sumber
Hallo sahabay Bloglab! Apakah anda yati Getaran adalah gerakan bolak-balik atau naik-turun yang terjadi pada suatu benda akibat adanya gaya yang bekerja pada benda tersebut. Getaran dapat terjadi pada berbagai macam benda, seperti mesin, komponen, struktur, atau bahkan dapat memiliki dampak positif maupun negatif tergantung pada frekuensi, amplitudo, dan arahnya. Getaran yang terlalu besar atau tidak sesuai dengan spesifikasi dapat menyebabkan kerusakan, kebisingan, atau bahkan karena itu, penting untuk mengukur dan menganalisis getaran pada benda-benda tersebut agar dapat mengendalikan dan memperbaiki kinerja dan mengukur getaran, diperlukan alat khusus yang disebut alat pengukur getaran atau vibration meter. Alat pengukur getaran adalah instrumen yang dapat mendeteksi dan mengkonversi getaran menjadi sinyal listrik atau visual yang dapat dibaca dan pengukur getaran biasanya terdiri dari sensor getaran yang ditempelkan pada benda yang akan diukur, kabel penghubung, dan unit pembaca yang menampilkan nilai getaran dalam satuan berbagai macam alat pengukur getaran yang beredar di pasaran dengan fungsi dan cara kerja yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa contoh alat pengukur getaran beserta penjelasannya1. Shock Pulse MeterShock pulse meter adalah alat pengukur getaran yang biasanya digunakan untuk memantau kondisi bearing bantalan pada mesin. Alat ini bekerja dengan mengukur gelombang kejut atau shock wave yang muncul akibat adanya gaya tumbukan atau impact pada kejut ini dapat mengindikasikan adanya kerusakan atau keausan pada bearing yang dapat menimbulkan getaran berlebihan. Shock pulse meter dilengkapi dengan sensor piezoelektrik khusus yang memiliki frekuensi resonansi sekitar 32 ini dapat menangkap gelombang kejut dengan sensitivitas tinggi dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang ditampilkan pada unit OsiloskopOsiloskop adalah alat pengukur getaran yang dapat menerjemahkan getaran dari sinyal listrik menjadi proyeksi visual dalam bentuk grafik gelombang pada layar tabung sinar ini dapat digunakan untuk mengukur frekuensi, amplitudo, fase, dan bentuk gelombang dari getaran. Osiloskop juga dapat digunakan untuk menganalisis kondisi mesin berdasarkan pola gelombang yang yang rumit dan detail dapat menunjukkan adanya misalignment ketidaksesuaian atau kerusakan pada susunan SeismografSeismograf adalah alat pengukur getaran yang biasanya digunakan untuk mencatat getaran gempa bumi atau seismik. Alat ini terdiri dari stasioner bagian tetap, jarum bagian bergerak, dan pita khusus media pencatat.Pita khusus ini terhubung dengan tanah sehingga dapat mendeteksi gelombang seismik yang muncul akibat gempa bumi. Saat terjadi gempa, pita akan bergerak mengikuti pergerakan tanah, sedangkan stasioner dan jarum akan demikian, pita akan tergores oleh jarum sesuai dengan gerakan tanah. Ada dua jenis seismograf yang umum digunakanSeismograf horizontal digunakan untuk mencatat gelombang seismik dengan gerakan horizontal mendatar.Seismograf vertikal digunakan untuk mencatat gelombang seismik dengan gerakan vertikal naik-turun.Vibration meter adalah alat pengukur getaran yang paling umum dan mudah digunakan. Alat ini dapat digunakan untuk mengukur getaran pada berbagai macam benda, seperti motor, pompa, screen, atau benda bergetar ini terdiri dari sensor getaran, kabel penghubung, dan unit pembaca yang dapat menampilkan nilai getaran dalam satuan tertentu, seperti mm/s, m/s2, g, atau ini juga dilengkapi dengan switch selector yang dapat digunakan untuk memilih parameter getaran yang akan diukur, seperti kecepatan velocity, percepatan acceleration, atau frekuensi frequency.Ada dua jenis vibration meter yang biasa digunakanHuman vibration meterHuman vibration meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur dampak getaran mesin terhadap manusia, seperti pada tangan, kaki, atau tubuh. Alat ini dapat membantu mencegah bahaya getaran yang tinggi bagi pekerja alat Human vibration meter yaitu âMMF VM31 4-Channel Human Vibration Analyzerâ.Gambar MMF VM31 4-Channel Human Vibration AnalyzerPortable vibration meterPortable vibration meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur seberapa besar dampak getaran mesin terhadap kinerja dan keamanannya. Alat ini dapat membantu mencegah kerusakan atau kecelakaan akibat getaran alat Human vibration meter yaitu âVibration Meter â ST-140 TENMARSâ.Gambar Vibration Meter â ST-140 TENMARSCara kerja vibration meter adalah dengan menempelkan sensor getaran atau magnetic base pada benda atau mesin yang akan ini akan mendeteksi dan mengubah getaran menjadi sinyal listrik yang dikirim melalui kabel ke unit pembaca. Unit pembaca akan menampilkan nilai getaran sesuai dengan parameter yang artikel bahasa Indonesia yang informatif dan detil dari judul artikel âMacam-macam Alat Pengukur Getaran Vibration Meterâ. Semoga bermanfaat!
alat yang dapat menimbulkan getaran