Adayang menyebut kalau PGI mendukung LGBT, ada yang mengatakan kalau PGI tidak tegas, bahkan sampai ada yang mengusulkan mengganti MPH PGI. Hanya saja, PGI meminta untuk Gereja melakukan interpretasi dan penafsiran ulang teks Alkitab berkenaan dengan LGBT. Dalam surat pernyataan ini, PGI bahkan memberikan contoh ayat-ayat yang Empedu(Matius 27:34) - "Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya." Mur (Markus 15:23) - "Lalu mereka memberi anggur bercampur mur kepada-Nya, tetapi Ia menolaknya."; Empedu adalah cairan yang diambil dari hati. Dalam bahasa Alkitab, ia dipakai untuk melukiskan kepahitan roh (Kisah Para Rasul 8:23; Ratapan 3:19). Alkitabmemiliki beberapa ayat yang tampaknya mendukung pilihan wanita terkait tubuh mereka, bahkan ketika pilihan tersebut dapat membuat mereka dijauhi masyarakat. Agarkita menghidupi kehidupan yang suci dan saleh (ayat 11) DI USA PERNIKAHAN HOMOSEKSUAL telah bergelora. namun Gereja-gereja di USA malah mendukung standard moral yang rendah sekali. Penentangan terhadap LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) dianggap diskriminasi. AyatAlkitab: AYUB 33:14-18 33:14 Karena Allah berfirman dengan satu dua cara, tetapi orang tidak memperhatikannya. 33:15 Dalam mimpi, dalam penglihatan waktu malam, bila orang nyenyak tidur, bila berbaring di atas tempat tidur, 33:16 maka Ia membuka telinga manusia dan mengejutkan mereka dengan teguran-teguran 33:17 untuk menghalangi manusia dari pada perbuatannya, dan melenyapkan kesombongan Komentaryang sangat panjang (sekitar 850an kata) itu bertabur ayat-ayat Alkitab yang mengupas tuntas tentang homoseksual. Dia pasti sudah tahu bahwa saya beragama Kristen sehingga dengan begitu antusias memaparkan banyak ayat-ayat Alkitab untuk mendukung ketidaksetujuannya terhadap homoseksual. Ayat11 : "Orang yang kena kepada mayat, ia najis tujuh hari lamanya." Tidak hanya dalam hal pengetahuan alam saja Alkitab dikatakan akurat. Dalam bidang kesehatan, Alkitab justru lebih akurat. Perhatikan ayat ini. Pada akhir abad yang ke 19, para dokter seringkali menyentuh mayat kemudian menangani pasien yang masih hidup tanpa cuci tangan. Satuyang benar, dan yang lain palsu. Yang satu mati, yang lain hidup; karena itulah, "Iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati," (Yakobus 2:20). Juga, perhatikanlah bahwa Yakobus mengutip ayat yang sama dengan yang dipakai oleh Paulus dalam mendukung ajarannya bahwa pembenaran adalah dari iman dalam Roma 4:3. 5Ayat Alkitab Tentang Homoseksual Dalam Kristen. √ Quality Checked. Homoseksual seringkali dihakimi oleh banyak orang karena dianggap bukan hal yang wajar. Dalam artikel ini kita akan membahas pandangan Kristen mengenai homoseksual dari ayat-ayat Alkitab. Review by : Redaksi Tuhan Yesus Org. 7 Ada beberapa teks lain dalam Alkitab yang diinterpretasikan secara kurang tepat sehingga ayat-ayat itu seolah menghakimi kaum LGBT. Padahal melalui interpretasi yang lebih akurat, kritikan Alkitab dalam ayat-ayat tersebut justru ditujukan pada obyek lain. HEREare many translated example sentences containing "AYAT ALKITABIAH" - indonesian-english translations and search engine for indonesian translations. Marathi Telugu Chinese Tamil Malayalam Tagalog Bengali Vietnamese Malay Thai. Korean Japanese Hindi Turkish Polish Portuguese Dutch Italian Latin German. AanAnshori (Gusdurian, Koord. Jaringan Islam Antidiskriminasi (JIAD) dan Rajawali Coco (Aktivis) menanggapi buku "Menafsir LGBT dengan Alkitab". Berbagai pendapat, pertanyaan dan pengalaman disampaikan peserta diskusi berkaitan dengan masalah Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender yang disingkat LGBT. Pdt. Misalnya "Ayat-ayat tersebut sebenarnya bukan berkaitan dengan LGBT+," "Kita harus menghargai pilihan orang-orang LGBT+," "Allah itu kasih, jangan menghakimi." Walaupun terlihat baik dan menunjukkan toleransi, tetapi pandangan-pandangan seperti itu sebenarnya bermasalah. Padaseminar ini, Kalvin membahas mengenai beberapa ayat alkitab yang dianggap mendukung eksistensi dari kaum LGBT, dan apa yang seharusnya sikap yang ditunjukkan oleh umat kristiani dalam menyikapi kaum LGBT. Seminar ini sendiri bertujuan mengajak peserta untuk mengetahui alasan-alasan filosofis dan teologis dari orang-orang yang mendukung LGBT. Kejadian2:1-3 (TB) Sejak kurang lebih 6,000 tahun yang lalu, Tuhan sendiri sudah membuat hari Sabat. Bisa kita simpulkan bahwa hari Sabat itu sangatlah penting. Karena Tuhan sendiri yang memerintahkannya. Saya yakin, Adam dan Hawa juga memelihara hari Sabat ketika mereka ada di taman Eden. cHwaW2U. Inilah 8 ayat Alkitab yang menentang LGBT lesbian, gay, bisexual, transgender. Kamu pasti tahu bahwa saat ini para pendukung dan mereka yang terlibat secara aktif di LGBT mulai terang-terangan mengumbar diri mereka di media, baik melalui TV atau Online. Alkitab jelas mencatat bahwa Tuhan menciptakan manusia adalah laki-laki dan perempuan. Itu adalah blue print alias cetak biru dari Tuhan mengenai kelangsungan hidup manusia di bumi. Perintah Tuhan jelas bahwa kita harus beranak cucu dan memenuhi bumi serta menaklukannya. Namun manusia menipu dirinya sendiri dan menjadi menyimpang dari rencana Tuhan. Jika kamu masih ragu apakah ada ayat Alkitab yang menyatakan menentang LGBT, ini adalah 8 ayat Alkitab yang Tuhan sudah berikan untuk menentang praktek lesbian, gay, biseksual dan transgender. 1 Kejadian 127-28 127 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 128 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Disana dikatakan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah yaitu laki-laki dan perempuan. Tuhan memberi perintah yang jelas bahwa kita haris beranakcucu dan bertambah banyak. Apakah laki-laki dengan laki-laki bisa menghasilkan keturunan? Tentu saja tidak. 2 Kejadian 218-25 218 TUHAN Allah berfirman “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” 219 Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu. 220 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia. 221 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. 222 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. 223 Lalu berkatalah manusia itu “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku . Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.” 224 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. 225 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu. Penolong yang sepadan. Tuhan memberikan kepada Adam penolong yang sepadan yaitu Hawa, bukan Bambang atau Rudi. 3 Kejadian 194-5 194 Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu. 195 Mereka berseru kepada Lot “Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka. Konteks dalam ayat ini adalah bahwa masyarakat kota Sodom mereka menganut paham gay atau seks dengan sesama jenis. Hal itu terbukti saat malaikat yang datang di kota Sodom mereka hendak melakukan hubungan seks sesama jenis dengan para malaikat. Karena itulah Tuhan memusnahkan kota Sodom dan Gomora. 4 Imamat 1822 mencatat “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.” Tuhan sudah jelas melarang persetubuhan laki-laki dengan laki-laki, demikian juga sebaliknya. 5 Markus 106-8 106 Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan, 107 sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, 108 sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Yesus sendiri mengatakan bahwa sejak awal dunia Allah menciptakan laki-laki dan perempuan. 6 Imamat 2013 Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri. Perjanjian lama mengatakan bahwa hukuman untuk pelaku LGBT adalah hukuman mati. 7 Roma 125-27 125 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. 126 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. 127 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki , dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka Melakukan LGBT sama dengan melupakan pencipta kita dan bahkan karena itu Tuhan menyerahkan manusia kepada hawa nafsu dan semakin sesat. 8 Ibrani 134 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah. Tuhan mau kita menguduskan perkawinan dengan tidak melakukan kecemaran seperti yang dilakukan oleh kaum LGBT. 6. Kisah Gundik Lewi Dan orang-orang Benyamin Ayat Alkitab lainnya yang menentang LGBT terdapat dalam kisah tentang gundik orang Lewi dan para lelaki dari suku Benyamin. Kisah ini mirip dengan kisah Sodom dan Gomora. Alkisah, seorang dari suku Lewi beserta pelayan dan gundiknya sedang dalam perjalanan yang jauh sehingga mereka terpaksa bermalam di perjalanan, di wilayah suku Benyamin. Mereka rencananya bermalam di lapangan kota. Dan tidak ada seorang pun dari orang-orang Benyamin itu yang meminta mereka menginap di rumahnya. Lalu datanglah seorang tua dari suku Yehuda, seorang perantau di tengah-tengah suku Benyamin. Maka ia dengan ramah meminta ketiga orang tersebut orang Lewi, pelayannya serta gundiknya bermalam di rumahnya. “Tetapi sementara mereka menggembirakan hatinya, datanglah orang-orang kota itu, orang-orang dursila, mengepung rumah itu. Mereka menggedor-gedor pintu sambil berkata kepada orang tua, pemilik rumah itu Bawalah ke luar orang yang datang ke rumahmu itu, supaya kami pakai dia.” Sama seperti dalam kisah Sodom dan Gomora, kata “pakai” dalam ayat di atas berasal dari kata Ibrani, “yada” yang berarti hubungan seksual. Jadi para lelaki suku Benyamin itu ingin menyodomi orang Lewi itu. Dan sama seperti Lot, tuan rumah menghalangi mereka, malahan ia ingin memberi anaknya perempuan kepada mereka demi mempertahankan tamunya tersebut. Tetapi orang-orang Benyamin itu tidak mau. Akhirnya gundik orang Lewi tersebut diberikan kepada mereka untuk diperkosa, lalu mereka memerkosanya sampai mati! Hal ini diberitahukan oleh orang Lewi tersebut kepada seluruh orang Israel, sehingga orang Israel dari berbagai suku memerangi suku Benyamin sehingga suku Benyamin itu hampir musnah. Dalam peperangan ini, suku-suku Israel tersebut meminta petunjuk Tuhan dan Tuhan menjawab mereka, yang berarti Tuhan setuju untuk memerangi orang Benyamin itu. Itu artinya Tuhan menghukum dosa orang Benyamin itu melalui orang Israel. Dosa orang Benyamin, sehingga Tuhan hokum dengan berat, adalah karena mencoba memperkosa tamu laki-laki seorang Yehuda walau gagal, seperti kisah Sodom serta memperkosa gundik orang Lewi itu hingga mati Hakim-hakim 1914-29. 7. Peringatan Rasul Paulus Kepada Jemaat Roma Ayat Alkitab selanjutnya yang menentang LGBT atau praktek homoseksual dan lesbian terdapat dalam surat rasul Paulus kepada jemaat di Roma. Rasul Paulus menulis, “Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.” Roma 126-27 Dalam ayat-ayat ini rasul Paulus menjelaskan tentang hubungan laki-laki dengan laki-laki serta perempuan dengan perempuan. Hal ini mungkin bisa juga dikategorikan sebagai biseksual, sebab mereka sudah punya pasangan hetero lawan jenis, namun mereka juga punya pasangan sesama jenis. Rasul Paulus menyebut hal ini sebagai akibat dosa pemberontakan manusia terhadap Tuhan. Jadi karena mereka tidak taat kepada Tuhan maka Tuhan menyerahkan mereka pada hawa nafsu yang memalukan, yakni cinta kepada sesama jenis Roma 118-25. 8. Peringatan Rasul Paulus kepada Jemaat Korintus Ayat Alkitab berikutnya yang menentang LGBT adalah peringatan rasul Paulus kepada jemaat di Korintus. Rasul Paulus menulis, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” 1 Korintus 69-10 Kata Yunani untuk kata “banci” dalam ayat di atas adalah malakoi, sedangkan kata Yunani untuk “orang pemburit” arsenokoitai. Kedua kata tersebut mengacu pada praktek homoseksual. Pada zaman rasul Paulus, banci biasanya adalah para budak dari orang-orang kaya yang melakukan hubungan seksual dengan tuan-tuan mereka. Sedangkan orang pemburit adalah para pemburit bakti di kuil-kuil dewa-dewa Yunani seperti yang terdapat pada kuil-kuil dewa-dewa Kanaan. Jelaslah, di sini rasul Paulus mengecam para homoseksual. Rasul Paulus menyebut orang-orang semacam ini sebagai orang-orang yang tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Allah sorga. 9. Peringatan Rasul Paulus Kepada Timotius Ayat Alkitab lainnya yang menentang LGBT atau homoseksual terdapat dalam surat rasul Paulus kepada Timotius, anak rohani Paulus yang menggembalakan jemaat di kota Efesus. Rasul Paulus menulis, “Kita tahu bahwa hukum Taurat itu baik kalau tepat digunakan, yakni dengan keinsafan bahwa hukum Taurat itu bukanlah bagi orang yang benar, melainkan bagi orang durhaka dan orang lalim, bagi orang fasik dan orang berdosa, bagi orang duniawi dan yang tak beragama, bagi pembunuh bapa dan pembunuh ibu, bagi pembunuh pada umumnya, bagi orang cabul dan pemburit, bagi penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran sehat.” 1 Timotius 18-10 Kata “pemburit” dalam ayat di atas berasal dari kata Yunani, arsenokoitais, dari akar kata yang sama dengan yang digunakan Paulus dalam 1 Korintus 69, seperti telah dikutip di atas. Rasul Paulus berkata bahwa hukum Taurat itu adalah baik untuk para pendosa, seperti kaum homoseksual, untuk menyadarkan mereka akan dosa mereka. Tetapi hukum Taurat bukan untuk orang benar, karena tidak bisa menyelamatkan. Di sini homoseksual dikategorikan rasul Paulus sebagai dosa seperti halnya dosa membunuh, menculik, berdusta, dan sebagainya, yang jelas bertentangan dengan “ajaran sehat” atau firman Tuhan. 10. Peringatan Rasul Yudas Ayat Alkitab terakhir yang menentang LGBT terdapat dalam surat rasul Yudas. Rasul Yudas menulis, “… sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.” Yudas 17 Ini merupakan ayat tentang para guru palsu. Di sini Yudas menyinggung hukuman Sodom dan Gomora, yang telah melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar sehingga menerima hukuman dalam siksaan api kekal, bukan hanya siksaan di bumi ini hujan belerang dan api dari sorga. Ayat ini tidak dengan spesifik menyatakan bahwa dosa Sodom dan Gomora adalah dosa homoseksual. Namun demikian, karena ayat ini adalah kutipan atas peristiwa Sodom, seperti yang telah disebut di atas poin 1, maka dapatlah dikatakan bahwa dosa Sodom dan Gomora adalah dosa homoseksual. Jadi jelas ayat ini adalah peringatan terhadap bahaya homoseks sebagaimana dipraktekkan oleh orang-orang Sodom dan Gomora sehingga mereka Tuhan hukum, bahkan akan mendapat hukuman kekal di neraka. Rasul Yudas berkata bahwa hukuman atas dosa homoseksual Sodom dan Gomora merupakan “peringatan kepada semua orang.” Itulah 10 ayat Alkitab yang menolak LGBT. Tetapi perlu kita ketahui juga bahwa sekalipun Alkitab dengan tegas menolak LGBT, bukan berarti kita bebas menghakimi para anggota LGBT ini, apalagi menghukumnya melalui gereja atau negara. Kita hanya bisa mendoakan dan menyadarkan mereka saja, di luar itu bukan lagi urusan kita, tetapi tanggung jawab mereka pribadi dengan Tuhan. Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini. Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan. Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU. Pages 1 2 Artikel ini membahas tentang ayat-ayat Alkitab yang menentang homoseks, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru. Ada banyak ayat Alkitab yang menentang homoseks. Isu LGBT Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender bukan lagi hal yang asing bagi kita saat ini. Isu ini bukan hanya ada di luar negeri, di Indonesia pun sudah ramai dibicarakan serta menimbulkan pro-kontra di masyarakat. Hal ini terutama setelah kaum homoseksual mulai berani menunjukkan jati diri mereka serta menuntut hak-hak mereka dihormati. Baca juga 10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab Di kalangan gereja sendiri isu homoseks masih menjadi tantangan tersendiri. Pada umumnya gereja menolak keberadaan homoseks, namun sebagian gereja justru menerimanya dengan alasan Hak Azasi Manusia. Juga, karena mereka merasa Alkitab tidak menolak keberadaan kaum homoseks. Bagaimanakah sebenarnya pandangan Alkitab terhadap homoseks ini? Bagaimana seharusnya pandangan Gereja terhadap homoseks? Atau bagaimana homoseks menurut pandangan Kristen seharusnya? Apakah ayat-ayat Alkitab menentang LGBT? Baca juga 7 Dosa Perzinahan Terbesar Di Alkitab Jika kita teliti, maka jelas kita akan menyimpulkan bahwa Alkitab secara tegas menolak LGBT. Jika kita perhatikan, ada sekitar dua puluh bagian atau ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT, khususnya yang berkaitan dengan homoseksual/gay cinta sesama laki-laki dan lesbian cinta sesama perempuan. Baca juga 25 Tokoh Alkitab Yang Berpoligami Kedua puluh ayat-ayat Alkitab yang menentang homoseks tersebut terdapat baik dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru. Dalam artikel kali ini akan dibahas sepuluh di antaranya, yakni ayat-ayat Alkitab yang lebih tegas dalam menentang homoseks. Berikut kesepuluh ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT/homoseks tersebut. 1. Rancangan Tuhan Dalam Penciptaan Manusia Ayat Alkitab pertama yang menentang homoseks adalah Kejadian 127-28. Ayat-ayat ini memang tidak secara tegas menolak LGBT, bahkan masalah LGBT sedikit pun tidak disinggungnya. Namun demikian, makna ayat-ayat ini menyimpulkan demikian. Dalam ayat-ayat ini dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan, dan bahwa mereka diberkatiNya serta diperintahkanNya untuk beranak cucu dan bertambah banyak. Jadi Tuhan hanya memberkati laki-laki dengan perempuan, bukan memberkati laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan. Dalam Kejadian 218 juga dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan pasangan yang sepadan dengan Adam. Dan yang diciptakanNya bagi Adam adalah Hawa, seorang perempuan. Hal ini berarti bahwa sesuai rencana Tuhan, pasangan yang sepadan bagi seorang laki-laki adalah perempuan, bukan laki-laki. Dan pasangan yang sepadan bagi seorang perempuan adalah laki-laki, bukan perempuan. 2. Kisah Pemusnahan Sodom Dan Gomora Ayat Alkitab kedua yang menentang homoseks adalah kisah Sodom dan Gomora. Sodom dan Gomora adalah dua kota yang terkenal karena dosa mereka yang besar di hadapan Tuhan. Karena itulah Tuhan bermaksud untuk memusnahkan kedua kota tersebut. Abraham bersyafaat bagi kota ini agar Tuhan tidak memusnahkannya, apalagi Lot, saudara Abraham, tinggal di kota Sodom. Tuhan berjanji tidak akan memusnahkan kota Sodom jika di kota itu didapatiNya 10 orang saja orang benar. Tetapi di kota itu ternyata tidak ada 10 orang benar. Hanya Lot dan keluarganya hanya 4 jiwa yang boleh dikatakan orang benar. Itulah akhirnya yang membuat Tuhan memusnahkan kota itu, tetapi Ia menyelamatkan Lot sekeluarga. Tidak dijelaskan secara eksplisit di Alkitab apa dosa terbesar kota Sodom dan Gomora. Namun dari kisah tentang dua malaikat yang bertamu ke rumah Lot dapat disimpulkan bahwa dosa Sodom dan Gomora adalah masalah homoseksual. Tuhan mengutus dua orang malaikatNya dalam wujud laki-laki untuk menyelidiki keadaan kota Sodom. Ketika mereka tiba di Sodom, mereka diterima oleh Lot dan diberi tumpangan di rumahnya. “Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu. Mereka berseru kepada Lot Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka.” Kejadian 194-5 Kata yang diterjemahkan “pakai” dalam ayat di atas berasal dari kata Ibrani, “yada”, yang berarti hubungan seksual. Kata ini juga dipakai ketika Adam menghampiri Hawa, yang punya makna hubungan seksual Kejadian 41. Jadi para lelaki di kota Sodom memaksa untuk melakukan hubungan seksual dengan dua malaikat laki-laki yang datang ke rumah Lot tetapi gagal. Di sini para malaikat itu tidak butuh lagi bukti dosa-dosa Sodom dan Gomora, mereka sudah mengalaminya sendiri. Kemudian kedua malaikat itu segera melarikan keluarga Lot keluar dari kota Sodom. Lalu Tuhan memusnahkan kota Sodom dan Gomora dengan menurunkan hujan belerang dan api Kejadian 191-28. Dari kata Sodom inilah berasal istilah “sodomi”, yang artinya hubungan seksual sesama laki-laki. Baca 10 Hukuman Tuhan Terbesar Di Alkitab 3. Larangan Tegas Terhadap Persetubuhan Sesama Laki-laki Ayat Alkitab selanjutnya yang menentang homoseks terdapat dalam perintah Tuhan kepada orang Israel, umat pilihanNya. Tuhan memberi perintahNya kepada orang Israel, “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.” Imamat 1822 Tuhan melarang umatNya melakukan hubungan seksual sesama laki-laki. Para lelaki dilarang untuk berhubungan seksual sebagaimana mereka melakukannya dengan perempuan istri mereka. Ini adalah ayat yang sudah sangat jelas tentang larangan berhubungan seksual dengan sesama jenis, sesama laki-laki. Alasannya adalah karena hal itu suatu kekejian bagi Tuhan. Melakukan hubungan seksual di antara laki-laki adalah kebiasaan bangsa Kanaan, sehingga mereka Tuhan lenyapkan dari negeri mereka dan memberikannya kepada bangsa Israel. Karena itu orang Irael tidak boleh meniru kelakuan bejat bangsa Kanaan itu agar mereka pun jangan dimusnahkanNya dari negeri itu Imamat 1824-30. 4. Hukuman Mati Bagi Para Homoseksual Ayat Alkitab berikutnya yang menentang homoseks khususnya homoseksual, adalah hukumannya yang keras terhadap para pelaku homoseksual. Kepada umat pilihanNya, Israel, Tuhan kembali menegaskan bahwa, ”Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.” Imamat 2013 Sama seperti ayat di atas, ayat ini juga sudah sangat jelas dalam melarang praktek homoseksual. Bahkan hukumannya juga secara jelas disebutkan hukuman mati! Di Perjanjian Lama, tidak semua dosa diganjar dengan hukuman mati, hanya dosa-dosa yang dianggap masuk kategori “dosa berat”. Dosa-dosa yang bisa diganjar dengan hukuman mati di Israel antara lain adalah perzinahan, pemerkosaan, dan homoseksual. Dengan demikian, karena diganjar dengan hukuman mati, maka homoseksual termasuk dosa berat pada zaman Israel. Hukuman mati di sini tentu sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bagi orang Israel. 5. Peringatan Tentang Semburit Bakti Ayat Alkitab selanjutnya yang menentang homoseks adalah larangan terhadap semburit bakti atau pelacur laki-laki. “Di antara anak-anak perempuan Israel janganlah ada pelacur bakti, dan di antara anak-anak lelaki Israel janganlah ada semburit bakti.” Ulangan 2317 Pelacur bakti atau semburit bakti adalah praktek yang banyak dilakukan oleh para penyembah berhala di Tanah Kanaan. Orang-orang Kanaan penyembah berhala percaya bahwa supaya tanah mereka subur dan menghasilkan panen yang baik, maka manusia perlu menyenangkan hati dewa dan melakukan ibadah kepadanya. Hal ini antara lain dapat dilakukan dengan cara pelacuran bakti atau semburit bakti. Di kuil-kuil dewa-dewa di Kanaan, para wanita atau laki-laki membuka “praktek” terhadap orang-orang yang datang beribadah kepada para dewa. Para pelacur/pemburit ini akan melakukan hubungan seksual dengan mereka sebagai bagian ritual. Dan para pelacur/semburit akan mendapat bayaran atas “jasa” mereka. Yang terjadi dalam ritual ini adalah bahwa laki-laki berhubungan seks dengan sesama laki-laki semburit, dan perempuan berhubungan seks dengan sesama perempuan. Para pelacur/semburit bakti ini merupakan wakil dewa, jika orang-orang yang beribadah melakukan hubungan seksual dengan mereka, maka orang-orang ini seolah-olah telah “berhubungan” dengan dewa-dewa, karena mereka dianggap wakil-wakil para dewa itu. Karena itulah orang Israel dilarang menjadi pelacur/pemburit bakti. Dan uang hasil dari pelacuran/pemburitan bakti tidak boleh dipersembahkan kepada Tuhan Ulangan 2318. Pages 1 2 Artikel ini membahas tentang alasan mengapa orang Kristen menolak LGBT. Ada banyak alasan mengapa orang Kristen menolak LGBT. Seperti kita tahu, isu LGBT Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender bukan lagi hal yang asing bagi kita saat ini. Isu ini bukan hanya ada di luar negeri, di Indonesia pun sudah ramai dibicarakan serta menimbulkan pro-kontra di masyarakat. Hal ini terutama setelah kaum LGBT mulai berani menunjukkan jati diri mereka serta menuntut hak-hak mereka dihormati. Baca juga 10 Ayat Alkitab Yang Menentang LGBT Di kalangan gereja sendiri isu LGBT masih menjadi tantangan tersendiri. Pada umumnya gereja menolak keberadaan LGBT, namun sebagian gereja justru menerimanya dengan alasan Hak Azasi Manusia. Juga, karena mereka merasa Alkitab tidak menolak keberadaan kaum LGBT. Bagaimanakah sebenarnya pandangan Alkitab terhadap LGBT ini? Bagaimana seharusnya pandangan Gereja terhadap LGBT? Atau bagaimana LGBT menurut pandangan Kristen seharusnya? Apakah ayat-ayat Alkitab menentang LGBT? Baca juga 10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab Jika kita teliti, maka jelas kita akan menyimpulkan bahwa Alkitab secara tegas menolak LGBT. Jika kita perhatikan, ada sekitar dua puluh bagian atau ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT, khususnya yang berkaitan dengan homoseksual/gay cinta sesama laki-laki dan lesbian cinta sesama perempuan. Baca juga 25 Tokoh Alkitab Yang Berpoligami Kedua puluh ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT tersebut terdapat baik dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru. Karena itulah kita orang Keisten punya banyak alasan kuat untuk menolak LGBT. Dalam artikel kali ini akan dibahas 5 alasan mengapa orang Kristen menolak LGBT. Berikut pembahasannya. 1. LGBT Tidak Sesuai Dengan Rancangan Tuhan Dalam Penciptaan Manusia Alasan pertama mengapa orang Kristen menolak LGBT, khususnya homoseksual, adalah karena LGBT Tidak Sesuai Dengan Rancangan Tuhan Dalam Penciptaan Manusia. Dalam Kejadian 217-18 dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan, dan bahwa mereka diberkatiNya serta diperintahkanNya untuk beranak cucu dan bertambah banyak. Jadi Tuhan hanya memberkati laki-laki dengan perempuan, bukan memberkati laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan. Dalam ayat itu juga dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan pasangan yang sepadan dengan Adam. Dan yang diciptakanNya bagi Adam adalah Hawa, seorang perempuan. Hal ini berarti bahwa sesuai rencana Tuhan, pasangan yang sepadan bagi seorang laki-laki adalah perempuan, bukan laki-laki. Dan pasangan yang sepadan bagi seorang perempuan adalah laki-laki, bukan perempuan. 2. Tuhan Melarang Keras Praktik LGBT Alasan kedua mengapa orang Kristen menolak LGBT, khususnya homoseksual, adalah karena Tuhan Melarang Keras Praktik LGBT. Tuhan melarang keras umatNya melakukan hubungan seksual sesama laki-laki Imamat 1822. Para lelaki Israel dilarang untuk berhubungan seksual sebagaimana mereka melakukannya dengan perempuan istri mereka. Ini adalah ayat yang sudah sangat jelas tentang larangan berhubungan seksual dengan sesama jenis, sesama laki-laki. Alasannya adalah karena hal itu suatu kekejian bagi Tuhan. Melakukan hubungan seksual di antara laki-laki adalah kebiasaan bangsa Kanaan, sehingga mereka Tuhan lenyapkan dari negeri mereka dan memberikannya kepada bangsa Israel. Karena itu orang Irael tidak boleh meniru kelakuan bejat bangsa Kanaan itu agar mereka pun jangan dimusnahkanNya dari negeri itu Imamat 1824-30. 3. Tuhan Juga Menghukum Keras Praktik LGBT Alasan ketiga mengapa orang Kristen menolak LGBT, khususnya homoseksual, adalah Karena Tuhan juga menghukum Keras para pelaku LGBT. Tuhan bukan hanya melarang keras praktik LGBT, tetapi juga menghukum keras para pelaku LGBT. Dalam Imamat 2013, Tuhan menegaskan hukuman bagi para homoseksual, yakni hukuman mati! Di Perjanjian Lama, tidak semua dosa diganjar dengan hukuman mati, hanya dosa-dosa yang dianggap masuk kategori “dosa berat”. Dosa-dosa yang bisa diganjar dengan hukuman mati di Israel antara lain adalah perzinahan, pemerkosaan, dan homoseksual. Dengan demikian, karena diganjar dengan hukuman mati, maka homoseksual termasuk dosa berat pada zaman Israel. Hukuman mati di sini tentu sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bagi orang Israel. Bahwa Tuhan menghukum keras para pelaku homoseksual juga nyata dari kemusnahan Sodom dan Gomora, dua kota yang terkenal karena dosa homoseksual mereka di hadapan Tuhan Kejadian 191-28. Dari kata Sodom inilah berasal istilah “sodomi”, yang artinya hubungan seksual sesama laki-laki. Baca 10 Hukuman Tuhan Terbesar Di Alkitab Hukuman yang sama diterima oleh para lelaki dari suku Benyamin karena mencoba memperkosa orang Lewi dan pelayannya laki-laki. Tuhan menghukum suku Benyamin sehingga hampir musnah Hakim-hakim 1914-29. Pages 1 2

ayat alkitab yang mendukung lgbt